Wall Street Menguat, Ketiga Angka Indeks Rekor

Oleh: Rezy

30 Mei 2026, 08:21
Wall Street Menguat, Ketiga Angka Indeks Rekor

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (29/5/2026) dengan ketiga indeks utama perdagangan saham Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mencapai angka rekor.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 363,37 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 51.032,34. Indeks S&P 500 menguat 16,44 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 7.580,07. Indeks komposit Nasdaq meningkat 55,15 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 26.972,62.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing naik 0,9 persen, 1,43 persen, dan 2,39 persen. Dalam sebulan terakhir, indek Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing meningkat 2,78 persen, 5,15 persen, dan 8,36 persen.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat menyatakan dirinya akan membuat keputusan final terkait kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. Sedangkan Iran menyebut keseriusan AS untuk berdamai harus dibuktikan dengan aksi nyata, bukan hanya dengan kata-kata.

Saham Dell meroket 32,8 persen usai meningkatkan perkiraan perolehan laba dan pendapatan tahun. Indeks sektor teknologi melonjak 1,87 persen.

Saham Hewlett-Packard Enterprise dan Super Micro Computer masing-masing meningkat 12,6 persen dan 11,6 persen. Saham Microsoft menguat 5,4 persen. Indeks layanan piranti lunak melonjak 6 persen.

Indeks layanan komunikasi S&P 500 melemah dengan saham Alphabet merosot 2,5 persen.

Saham sektor kebutuhan primer konsumen juga melemah, dengan saham Costco dan Walmart masing-masing turun 3,9 persen dan 2,6 persen.

Indeks sektor otomotif S&P 500 melemah usai pemerintah AS dikabarkan akan menetapkan aturan baru terkait konten lokal kendaraan yang diproduksi di Amerika Utara. Saham General Motors dan Stellantis masing-masing merosot 1,3 persen dan 2,7 persen.

Data ekonomi AS yang terbaru menunjukkan inflasi meningkat dalam laju tercepat dalam tiga tahun terakhir pada April, dengan GDP kuartal pertama naik 1,6 persen setelah revisi.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2026 naik 0,4 persen menjadi US$4.549,1 per ons. Indeks dolar AS turun 0,11 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,1 persen, dipicu optimisme meredanya konflik di Timur Tengah.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 16,68 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 10.409,28. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 12,45 poin menjadi 25.104,7.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 83,6 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 18.362,9. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 5,53 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 8.183,34.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi 1,341 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1524 euro per pound.

Berita Terkini

See More