See More

21 Mei 2026, 01:47

21 Mei 2026, 01:14

21 Mei 2026, 00:55

20 Mei 2026, 17:33

20 Mei 2026, 17:14

20 Mei 2026, 16:53
penumpang kereta api|Kereta Whoosh|PT KAI|libur panjang
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan layanan kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh, selama long weekend dalam empat hari periode 13–16 Mei 2026, mencapai 75.097 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan Whoosh ini mengalami peningkatan hingga 17 persen.
“Jumlah tersebut meningkat 17,80 persen dibanding periode 6–9 Mei 2026 yang tercatat sebanyak 63.748 pelanggan,” ujar dia dalam keterangan resmi, Minggu (17/5).
Tak hanya itu, ungkap Anne, mobilitas masyarakat di Jawa Barat selama long weekend juga tecermin dari tingginya penggunaan layanan KA Lokal.
“Pada periode 13–16 Mei 2026, sebanyak 208.942 pelanggan menggunakan layanan KA Lokal di wilayah Daop 2 Bandung, baik Commuter Line Bandung Raya maupun Commuter Line Garut,” sebut Anne.
Jumlah tersebut meningkat 2,87 persen dibanding periode yang sama pekan sebelumnya pada 6–9 Mei 2026 yang tercatat sebanyak 203.112 pelanggan.
Tingginya volume perjalanan lokal menunjukkan aktivitas masyarakat di kawasan Bandung Raya dan Garut tetap bergerak selama masa libur panjang, baik untuk wisata, silaturahmi, maupun mobilitas harian.
Anne mengatakan, udara sejuk, kawasan heritage, destinasi kuliner, hingga budaya nongkrong di kafe-kafe Bandung kembali menjadi daya tarik masyarakat untuk menikmati libur panjang bersama keluarga maupun sahabat.
Tambah Anne, di tengah tingginya arus kendaraan menuju Kota Bandung yang mencapai 87.918 kendaraan pada Jumat (15/5), kereta api menjadi salah satu pilihan perjalanan masyarakat untuk menuju Bandung dengan waktu tempuh yang lebih terukur dan nyaman selama masa libur panjang.
KAI mencatat tingginya mobilitas pelanggan di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung selama periode long weekend 13–17 Mei 2026,” kata Anne.
“Hingga Sabtu, 17 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 91.678 pelanggan KA Jarak Jauh tercatat naik dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mulai Purwakarta hingga Banjar,” beber Anne.
Sementara itu, KA Parahyangan menjadi salah satu layanan favorit masyarakat pada masa libur panjang kali ini.
Selain KA Parahyangan, sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh lain yang melayani naik turun pelanggan di Stasiun Bandung juga mencatat volume yang tinggi, di antaranya KA Papandayan, KA Argo Wilis, KA Malabar, KA Sangkuriang, KA Lodaya, KA Ciremai, dan KA Harina.
Tingginya mobilitas tersebut juga terlihat pada relasi favorit menuju Bandung.
Dari data KAI, hingga saat ini, relasi Bandung–Gambir tercatat melayani 8.038 pelanggan, sedangkan relasi Gambir–Bandung mencapai 7.624 pelanggan.
Anne mengatakan, pola perjalanan masyarakat menuju Bandung pada long weekend kali ini menunjukkan transportasi rel tetap menjadi alternatif perjalanan yang diminati masyarakat, terutama untuk perjalanan singkat antarkota.
“Bandung memiliki karakter wisata yang lengkap, mulai dari suasana kota yang sejuk, wisata kuliner, kawasan kreatif, hingga banyak pilihan aktivitas keluarga. Kereta api menjadi pilihan karena perjalanan terasa lebih praktis dan pelanggan dapat menikmati waktu libur dengan lebih santai,” jelas Anne.
Menurut dia, tren perjalanan selama long weekend menunjukkan layanan transportasi rel memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata dan pusat aktivitas di Jawa Barat.
“Transportasi rel membantu masyarakat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan terukur selama masa libur panjang. Pelanggan juga memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati suasana kota, berkumpul bersama keluarga, dan menjalani perjalanan dengan lebih santai,” tegas Anne.