jalur kereta api|proyek trans sumatra|Menhub Dudy Purwagandhi|alternatif pembiayaan|APBN

Pemerintah Akan Berinovasi Terkait Pembiayaan Pengembangan Jalur Kereta Trans Sumatra

Oleh: Ronal

05 Juni 2026, 00:33
Pemerintah Akan Berinovasi Terkait Pembiayaan Pengembangan Jalur Kereta Trans Sumatra

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkap bahwa pemerintah akan terus berinovasi terkait pembiayaan dalam pengembangan proyek Trans Railway Sumatra (jalur kereta Trans Sumatra) rute Banda Aceh hingga Bandar Lampung.

Disampaikan Menhub, usai Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis, (4/6), pengembangan jalur kereta Trans Railway Sumatra tidak bisa terus mengandalkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kita tentu harus berinovasi ya, kita tidak tidak hanya menggantungkan dari anggaran pemerintah saja. Tapi kita harus berinovasi supaya kita bisa mendapatkan pendanaan di luar APBN," ucapnya.

Menhub bilang, pemerintah membuka peluang keterlibatan berbagai sumber pendanaan di luar APBN untuk mendukung realisasi proyek strategis transportasi nasional tersebut.

Kata dia, keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara) maupun sektor swasta menjadi salah satu harapan pemerintah dalam mendukung pembiayaan pembangunan jalur kereta Trans Sumatra.

"Iya, tentunya harapan kita (bakal melibatkan Danantara atau private sector)," ujarnya.

Sebagai informasi, proyek jalur kereta Trans Sumatra merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat jaringan perkeretaapian di luar Pulau Jawa, terutama untuk mendukung angkutan logistik yang lebih efisien sehingga dapat menunjang pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ini kita akan matangkan. Kemudian kita akan segera tindak lanjuti sebagai bagian dari harapan maupun keinginan Presiden (Prabowo Subianto) untuk mengembangkan transportasi kereta api yang lebih efisien khususnya di luar Jawa," katanya.

Pemerintah telah membentuk tim khusus untuk mengkaji pengembangan jaringan kereta api Trans Sumatra dengan panjang sekitar 1.700 kilometer (km) yang menghubungkan Banda Aceh hingga Bandar Lampung.

Pembentukan tim tersebut merupakan tindak arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan jaringan rel perkeretaapian di luar Jawa.

Berita Terkini

See More