BEI, IHSG|analisa market|BNI Sekuritas

ANALIS MARKET (11/5/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound

Oleh: Ria

11 Mei 2026, 07:28
ANALIS MARKET (11/5/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG pada perdagangan sebelumnya (08/5) ditutup turun 2.86%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp485 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, BUMI, BREN, ADRO, dan DSSA.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (8/5), didorong oleh kenaikan saham Nvidia, Sandisk, dan saham terkait AI lainnya, selain itu laporan pekerjaan yang menguat dari perkiraan menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja. Indeks S&P 500 naik 0,84%, Nasdaq menguat 1,71%, dan Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,02%. Sementara itu, saham Nvidia naik 1,8%, dan saham penjual memori dan penyimpanan Micron Technology dan Sandisk masing-masing melonjak lebih dari 15%, didorong oleh permintaan yang kuat dari pembangunan pusat data AI yang pesat. Di sisi lain, data menunjukkan lapangan kerja AS meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan April dan tingkat pengangguran tetap stabil sebesar 4,3%, memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk beberapa waktu. Para pedagang memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap stabil sekitar 3,50% hingga 3,75% hingga akhir tahun. Optimisme pendapatan membantu investor mengabaikan serangan baru antara pasukan AS dan Iran di Teluk.

Di sisi lain, Mayoritas Bursa Asia kompak turun dari rekor tertinggi pada Jumat (8/5), disebabkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah kembali memunculkan kekhawatiran, menguji ketahanan rally pasar saham baru-baru ini. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,19%, dan Topix melemah 0,29%. Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,11%, dan Kosdaq menguat 0,71%. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong turun 0,87%, Taiex Taiwan turun 0,79%, CSI 300 China melemah 0,58% dan ASX Australia 200 turun 1,51%. Selain itu, Straits Times menurun 0,41% dan FTSE Malaysia berkurang 0,61%. Di sisi lain, komando pasukan AS mengatakan, serangan Iran terhadap kapal perusak Angkatan Laut AS saat mereka berlayar di Selat Hormuz telah menimbulkan protes.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Senin (11/5), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 7070-7130, tapi gunakan untuk sell on high karena IHSG masih rentan kembali koreksi. Diperkirakan Support IHSG: 6650-6850 dan Resist IHSG: 7070-7130.”

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BBRI, BIPI, MAPI, MDKA, RATU, dan CDIA.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

BBRI Sell on High dengan area jual di 3310-3390 short term. Cutloss di bawah 3200-3230.

BIPI Spec Buy dengan area beli di 208-214, cutloss di bawah 208. Target dekat di 222-232.

MAPI Buy if Break 1460, dengan target dekat di 1490-1550. Cutloss di bawah 1415.

MDKA Spec Buy dengan area beli di 2780, cutloss di bawah 2720. Target dekat di 2900-2950.

RATU Spec Buy dengan area beli di 5700-5750, cutloss di bawah 5575. Target dekat di 5950-6075.

CDIA Spec Buy dengan area beli di 1000-1035, cutloss di bawah 995. Target dekat di 1055-1080.

Disclaimer on

Berita Terkini

See More