analisa market|BNI Sekuritas|BEI, IHSG

ANALIS MARKET (12/5/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound

Oleh: Ria

12 Mei 2026, 08:20
ANALIS MARKET (12/5/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (11/5) ditutup turun 0.92%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp659 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, DSSA, BRPT, BBRI, dan TPIA.

Sementara itu, Bursa saham AS ditutup menguat tipis pada perdagangan Senin (11/5), didorong optimisme terhadap kecerdasan buatan (AI) meskipun pasar dibayangi kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak dan mandeknya negosiasi damai antara AS dan Iran. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,19%, S&P 500 menguat, dan Nasdaq Composite bertambah 0,10%. Di sisi lain, Trump dijadwalkan bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing pekan ini untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari perang Iran, perdagangan, senjata nuklir, Taiwan, AI hingga potensi perpanjangan kesepakatan mineral tanah jarang. Sementara itu, beberapa emiten dijadwalkan merilis laporan keuangan pekan ini, termasuk Cisco dan Applied Materials. Sedangkan Nvidia dan Walmart akan melaporkan kinerja pada akhir bulan. Saham Intel naik 3,6%, menyusul laporan kesepakatan awal produksi chip dengan Apple. Saham Qualcomm melesat 8,4% dan mencatat rekor tertinggi baru. Sementara, saham maskapai penerbangan tertekan akibat kenaikan harga minyak yang dikhawatirkan membebani margin keuntungan. Saham Southwest Airlines, Delta Air Lines, Alaska Air, dan United Airlines turun sekitar 2,9% hingga 4,4%.

Di sisi lain, Bursa Asia beragam pada perdagangan Senin (11/5). Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,47% dan ASX 200 Australia melemah 0,49%. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong menguat 0,05%, CSI 300 China melesat 1,64%, Taiex Taiwan naik 0,45% dan Kospi Korea Selatan melonjak 4,32%. Sementara itu, FTSE Straits Times bertambah 0,42% dan FTSE Malay KLCI berkurang 0,16%. Mayoritas kenaikan pasar Asia-Pasifik di tengah penguatan harga minyak dan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Sentimen investor tetap waspada setelah Presiden Donald Trump menolak proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang. Iran mengajukan proposal baru kepada negosiator AS yang berfokus pada pengakhiran konflik Timur Tengah. Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, mengatakan bahwa tawaran balasan tersebut menyerukan pengakhiran perang di semua lini dan pencabutan sanksi terhadap Teheran.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Selasa (12/5), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 6950, tapi gunakan untuk sell on high karena IHSG masih rentan kembali koreksi. Diperkirakan Support IHSG: 6650-6850 dan Resist IHSG: 6950-7050.”

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BUMI, AADI, BULL, HRTA, WIFI, dan ELSA.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;

BUMI Spec Buy dengan area beli di 210-212, cutloss di bawah 210. Target dekat di 218-222.

AADI Spec Buy dengan area beli di 9050-9150, cutloss di bawah 9000. Target dekat di 9275-9425.

BULL Spec Buy dengan area beli di 450-460, cutloss di bawah 450. Target dekat di 468-480.

HRTA Spec Buy dengan area beli di 2670, cutloss di bawah 2630. Target dekat di 2730-2780.

WIFI Buy on Weakness dengan area beli di 2210-2240, cutloss di bawah 2200. Target dekat di 2300-2340.

ELSA Spec Buy dengan area beli di 670-690, cutloss di bawah 660. Target dekat di 705-725.

Disclaimer on

Berita Terkini

See More