itsec asia tbk|CYBR|kinerja perusahaan

Perkuat Struktur Organisasi, ITSEC Asia Siap Percepat Ekspansi

Oleh: Corri

22 Mei 2026, 10:39
Perkuat Struktur Organisasi, ITSEC Asia Siap Percepat Ekspansi

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia/Perseroan) (IDX: CYBR), perusahaan keamanan siber terkemuka di Indonesia, menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang menegaskan komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta kesiapan organisasi untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan serta pelaporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) dan Waran Seri I sebagai bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas Perseroan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Melansir keterangan tertulis Perseroan, Jumat (22/5) disebutkan, Perseroan mencatat laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp68,35 miliar.

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan wajib sebesar Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku, sementara sisanya akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha Perseroan ke depan.

Sejalan dengan keputusan tersebut, Perseroan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025.

Langkah ini mencerminkan fokus Perseroan dalam menjaga disiplin finansial sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.

Perseroan juga melaporkan bahwa seluruh dana hasil IPO sebesar Rp92,18 miliar telah direalisasikan sepenuhnya hingga tahun buku 2025 sesuai rencana penggunaan dana yang telah disampaikan kepada regulator.

Selain itu, dana hasil konversi Waran Seri I yang telah terealisasi mencapai Rp90,75 miliar, dengan sisa dana sebesar Rp14,83 miliar yang akan terus digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis dan penguatan kapabilitas Perseroan pada fase pertumbuhan berikutnya.

Di tengah percepatan transformasi digital nasional, ITSEC Asia melihat peningkatan kebutuhan keamanan siber di sektor pemerintahan, jasa keuangan, infrastruktur kritikal dan enterprise.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ITSEC Asia terus memperkuat kapabilitas pada area cyber resilience, managed security services serta pengembangan solusi keamanan berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan ancaman digital dan AI.

Sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi, pemegang saham menyetujui pengangkatan Yulius C. Rusli dan Viko Setiyawan sebagai Direktur Perseroan.

Pengangkatan ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas eksekusi bisnis, pengembangan strategis serta kesiapan organisasi dalam menjawab kebutuhan pasar keamanan siber yang terus berkembang.

RUPST juga menerima pengunduran diri Bambang Susilo dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan.

Perseroan menegaskan bahwa Bambang Susilo akan tetap berkontribusi melalui peran strategis sebagai pimpinan unit bisnis Governance, Risk and Compliance (GRC), sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan di sektor keamanan siber.

Dengan demikian, susunan manajemen Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris Presiden Komisaris: Richardus Eko Indrajit Komisaris: Andri Hutama Putra Komisaris Independen: Agustinus Nicholas L. Tobing

Direksi Presiden Direktur: Patrick Rudolf Dannacher Wakil Presiden Direktur: Marek Bialoglowy Direktur: Eko Prasudi Widianto Direktur: Doni Mora Direktur: Yulius C. Rusli Direktur: Viko Setiyawan

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyampaikan bahwa penguatan struktur kepemimpinan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan Perseroan sekaligus menjawab dinamika industri keamanan siber yang semakin kompleks.

“Industri keamanan siber kini memasuki fase yang semakin strategis bagi keberlanjutan bisnis dan ketahanan nasional. Karena itu, penguatan organisasi bukan hanya tentang pertumbuhan Perseroan, tetapi juga memastikan kami memiliki struktur, kapabilitas dan kepemimpinan yang tepat untuk menjawab kebutuhan pasar yang berkembang sangat cepat. Kami melihat momentum besar di Indonesia dan ITSEC Asia siap mengambil peran yang lebih signifikan dalam membangun ekosistem keamanan digital yang tangguh,” ujar Patrick.

“Keamanan siber saat ini sudah menjadi kebutuhan strategis bagi banyak organisasi. Kami melihat peluang besar untuk terus memperkuat kapabilitas Perseroan dan menghadirkan nilai yang lebih besar bagi pelanggan melalui inovasi, kolaborasi dan eksekusi yang lebih solid,” ujar Yulius C. Rusli.

“Kami percaya fondasi yang dimiliki ITSEC Asia hari ini memberikan ruang yang sangat kuat untuk bertumbuh. Fokus kami adalah memastikan Perseroan terus agile dalam menjawab kebutuhan pasar dan perkembangan ancaman digital yang terus berubah,” tambah Viko Setiyawan.

Penguatan struktur kepemimpinan ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan akan ketahanan siber nasional seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor.

Dengan fondasi tata kelola yang semakin kuat, pemanfaatan modal yang disiplin serta fokus pada pengembangan kapabilitas, ITSEC Asia optimistis dapat mempercepat pertumbuhan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis keamanan siber terpercaya di Indonesia.

Menutup pernyataannya, Patrick menegaskan arah jangka panjang Perseroan.

“Kami memasuki fase di mana fokus utama adalah eksekusi dan pertumbuhan yang terukur. Dengan pondasi yang telah diperkuat, ITSEC Asia siap mendorong ekspansi sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tandas Patrick.

Berita Terkini

See More