See More

26 Mei 2026, 22:12

26 Mei 2026, 21:59

26 Mei 2026, 21:49

26 Mei 2026, 21:33

26 Mei 2026, 21:26

26 Mei 2026, 20:15
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|BNI Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (25/5) ditutup naik 0.72%, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp2.09 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah AMMN, BMRI, AMRT, ANTM, dan TPIA.
Sementara itu, Jumat lalu (22/5), indeks saham Wall Street ditutup naik. Penguatan didorong meredanya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,58%, S&P 500 menguat 0,37% dan Nasdaq Composite bertambah 0,19%. Harapan pasar terhadap potensi meredanya konflik AS-Iran ikut mendorong sentimen positif. Reuters melaporkan tim dari Qatar telah terbang ke Teheran dengan koordinasi AS guna membantu tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik.
Di sisi lain, harga minyak Brent naik 0,9% (US$ 103,54/bbl), sedangkan WTI menguat sekitar 0,3% (US$ 96,60/bbl). Dari sisi emiten, saham perusahaan semikonduktor Qualcomm melonjak hampir 12% dan mencatat kenaikan tiga hari berturut-turut. Di sisi lain, Bursa Asia kompak naik pada perdagangan awal pekan, Senin (25/5). Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 2,87% dan Topix naik 1,29%.
Sementara itu, Taiex Taiwan melonjak 3,26%, CSI 300 China meningkat 1,58% dan ASX 200 Australia menguat 0,40%. Selain itu, Straits Times bertambah 0,05% dan FTSE Malaysia berkurang 0,24%. Penguatan bursa Asia tersebut setelah pejabat AS mengisyaratkan adanya kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Para pejabat senior AS mengatakan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, meskipun negosiasi mengenai poin-poin utama masih berlanjut dan persetujuan akhir masih butuh waktu beberapa hari lagi.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Selasa (26/5), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi koreksi hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 6060-6170 dan Resist IHSG: 6250-6270.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: TINS, DMAS, UVCR, MAPI, WBSA, dan INDY.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
TINS Buy on Weakness dengan area beli di 3400-3460, cutloss di bawah 3360. Target dekat di 3600-3740.
DMAS Buy on Weakness dengan area beli di 153-156, cutloss di bawah 151. Target dekat di 158-164.
UVCR Buy on Weakness dengan area beli di 230-232, cutloss di bawah 230. Target dekat di 236-248.
MAPI Spec Buy dengan area beli di 1485-1490, cutloss di bawah 1475. Target dekat di 1505-1520.
WBSA Buy if Break 765, dengan target dekat di 790-860. Cutloss di bawah 730.
INDY Buy on Weakness dengan area beli di 2400-2450, cutloss di bawah 2400. Target dekat di 2530-2570.
Disclaimer on