See More

05 Juni 2026, 01:05

05 Juni 2026, 00:48

05 Juni 2026, 00:33

04 Juni 2026, 21:23

04 Juni 2026, 20:33
04 Juni 2026, 20:12
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|BNI Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (03/6) ditutup turun 4.11%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp864 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, TPIA, DSSA, dan ANTM.
Sementara itu, Wall Street melemah dari rekor tertinggi karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah menyebabkan kekhawatiran inflasi dan meyakinkan investor untuk mengambil sebagian keuntungan. Rabu (4/6), indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,21%, S&P 500 melemah 0,74% dan Nasdaq Composite berkurang 0,89%. Meskipun demikian, Meta Platforms naik 4,2%. Selain itu, Marvell, Intel, Qualcomm, dan Sandisk naik sekitar 3,7% dan 6,7%. Sedangkan saham Broadcom turun 4,5% setelah melaporkan hasil keuangan. Saham emiten aset manajemen turun setelah Partners Group Swiss membatasi penarikan dari dana ekuitas swasta senilai US$ 8,6 miliar. Di mana saham KKR, Blackstone, Blue Owl, dan Ares Management turun antara 3,9% dan 4,2%. Sedangkan saham GameStop melonjak 6,0% setelah perusahaan membukukan kenaikan pendapatan triwulanan dan meluncurkan program buyback senilai US$ 2 miliar. SpaceX milik Elon Musk berencana untuk menetapkan harga IPO-nya sebesar US$ 135/saham untuk mengumpulkan dana dengan nilai mencapai US$ 75 miliar.
Di sisi lain, Mayoritas bursa Asia naik pada perdagangan Rabu (3/6), seiring investor tampak mengabaikan ketidakpastian terkait negosiasi AS dan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik di Timur Tengah. Selain itu, sentimen masih dibayangi meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Iran telah menempatkan ranjau di sebagian besar wilayah Selat Hormuz serta melakukan serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di jalur pelayaran tersebut. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 2,50%, Hang Seng Hong Kong terkoreksi 1,56%, Taiex Taiwan melesat 1,98%, dan ASX 200 Australia naik 0,70%. Sementara itu, Straits Times menguat 0,80% dan FTSE Malaysia melemah 0,61%. Sedangkan, bursa Korea Selatan tutup karena libur nasional. Di sisi lain, Jepang menunggu pidato Gubernur BoJ Kazuo Ueda, untuk mendapatkan petunjuk tentang prospek suku bunga.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Kamis (04/6), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi tes resistance di 6000. Hati-hati jika gagal break 6000, potensi kembali koreksi dengan target 5500-5600. Diperkirakan Support IHSG: 5775-5850 dan Resist IHSG: 6000-6100.”
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar untuk Trading Idea hari ini: ANTM, BUMI, DEWA, BULL, MBMA, dan ARCI.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
ANTM Buy on Weakness dengan area beli di 2530-2600, cutloss di bawah 2500. Target dekat di 2660-2700.
BUMI Buy on Weakness dengan area beli di 140-144, cutloss di bawah 140. Target dekat di 151-153.
DEWA Spec Buy dengan area beli di 294, cutloss di bawah 290. Target dekat di 308-310.
BULL Spec Buy dengan area beli di 318-324, cutloss di bawah 316. Target dekat di 334-344.
MBMA Buy on Weakness dengan area beli di 430-444, cutloss di bawah 428. Target dekat di 460-464.
ARCI Spec Buy dengan area beli di 1000-1020, cutloss di bawah 990. Target dekat di 1050-1090.
Disclaimer on