ANALIS MARKET (04/6/2026): IHSG Diperkirakan Melemah
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup melemah pada Rabu (3 Jun): Dow -1,21%, S&P 500 -0,74%, dan Nasdaq -0,89%. Dow turun 600 poin karena kenaikan harga minyak dan yield Treasury menekan pasar saham di tengah kekhawatiran inflasi akibat konflik AS-Iran. Yield US Treasury 10 tahun naik 1,15% ke 4,495%, sementara US Dollar Index menguat 0,31% ke 99,53.
Pasar komoditas ditutup mayoritas menguat pada Rabu (3 Jun): WTI naik 2,41% ke USD 96,02/bbl, Brent naik 1,89% ke USD 97,81/bbl, batu bara naik 2,21% ke USD 148,00/ton, CPO naik 3,13% ke MYR 4.677/ton, sementara emas turun 1,20% ke USD 4.435/oz.
Pasar Asia ditutup mayoritas menguat pada Rabu (3 Jun): Hang Seng turun 1,56%, Nikkei naik 2,50%, dan Shanghai menguat 0,22%. IHSG turun 4,11% ke 5.941,07, dengan net sell asing sebesar IDR 993,2 miliar, terdiri dari net sell IDR 864,0 miliar di pasar reguler dan net sell IDR 129,2 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBCA (IDR 686,1 miliar), BBRI (IDR 427,5 miliar), dan TPIA (IDR 360,7 miliar), sementara net buy asing terbesar tercatat pada BUMI (IDR 240,4 miliar), MDKA (IDR 112,1 miliar), dan ADRO (IDR 103,1 miliar). Top leading movers adalah CASA, DSSA, dan BYAN, sementara top lagging movers adalah BBCA, BBRI, dan AMMN.
Adapun diperdagangan Kamis (04/6) pagi ini, KOSPI (-1,64%) dan Nikkei (-1,53%) dibuka melemah.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan kembali bergerak melemah, terbebani oleh sentimen negatif dari global dan domestik,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (04/6).




